Candi Ijo Diantara Keindahan Merapi Dan Merbabu

2 min read

candi ijo

Candi ijo merupakan candi yang memiliki ketinggian tertinggi dibandingkan dengan candi lainnya di Yogyakarta. Bagaimana tidak, candi Ijo ini memiliki ketinggian 410 mdpl di area bukit ijo atau biasa disebut sebagai gumuk ijo. Candi Ijo yang berlokasi di kabupaten Sleman ini memiliki arsitektur khas bangunan layaknya candi Hindhu pada umumnya. Karena lokasinya yang tinggi maka candi Ijo akan bisa menjadi spot yang pas untuk menikmati senja sembari melihat pemandangan gunung merbabu dan juga merapi.

candi ijo

Situs candi Ijo memiliki bentuk teras-teras yang dikelilingi oleh tebing. Sayangnya tanah yang merupakan dasar peletakan bangunan candi terdiri dari tanah cadas. Penggunaan tanah cadas sebagai dasar bangunan membuat kontur tanah sangat tidak stabil. Itulah sebabnya tanahnya akan becek saat musim hujan dan menjadi sangat kering sampai retak-retak di musim kemarau. Ada sekitar 17 struktur bangunan dan 11 teras berundak di situs candi Ijo dimana di bagian puncaknya ada candi induk dan 3 candi perwara atau pendamping.

Pembangunan candi Ijo berlangsung di tahun 850 sampai dengan 900 sebelum masehi. Candi Ijo dibangun pada masa Rakai Pikatan dan Rakai Kayuwangi yang merupakan dua raja pada masa kerajaan Hindhu. Lokasi candi ini dipercaya dulunya digunakan sebagai tempat untuk memuja dewa dan dewi kahyangan.

Baca Juga : Candi Gedong Songo, Romantisme Ungaran

 

Aktivitas Asyik Di Sekitar Candi

Melihat Matahari Terbenam

Candi Ijo yang terletak di lereng perbukitan Batur Agung ini memiliki pemandangan yang sangat indah karena kontur candi yang dibangun seperti teras-teras di daerah pertanian. Saat senja, warna langit akan sangat indah.

Piknik

Piknik akan sangat mengasyikkan jika digelar di tempat ini. Bagaimana tidak? Di candi Ijo ada hamparan tanah lapang berumput hijau yang bisa dijadikan tempat menggelar tikar. Suasana yang tidak seramai candi Prambanan atau Ratu Boko akan lebih nyaman untuk bersantai dan bercengkrama. Lokasi candi yang jauh dari jalan besar juga membuat tempat ini cenderung lebih sepi dan sejuk.

rute candi ijo

Rute Menuju Candi Ijo

Candi Ijo berlokasi di dukuh Groyokan, desa Sambirejo, kecamatan Prambanan, Sleman. Rute jalan yang harus dilalui untuk bisa sampai di tempat ini cukup menantang dan terjal. Jika kita berangkat dari arah Yogyakarta maka bisa menempuh rute jalan Solo atau Adi Sutjipto menuju Kalasan. Setelah itu tinggal melanjutkan perjalanan ke terminal Prambanan kemudian belok kanan ke arah candi Ratu Boko. Sesampainya di area candi Ratu Boko, kita bisa belok kiri dan mendaki terus hingga tiba di situs komplek candi ijo. Sayangnya, tidak ada transportasi umum yang melayani trayek ini sehingga kita harus membawa kendaraan sendiri.

 

Tiket Masuk Candi Ijo

Jika pengunjung ingin memasuki komplek percandian ini maka tidak perlu membayar tiket masuk karena gratis. Kita hanya perlu membayar tiket parkir kepada petugas.

tiket masuk candi ijo

Tempat Wisata Di Sekitar Lokasi Candi

Tebing Breksi

Sleman ternyata menyimpan potensi wisata yang tak kalah dengan Brown Canyon di Semarang. Disini ada White Canyon atau Tebing Breksi. Tempat ini sebenarnya dahulu berfungsi sebagai area tambang kapur. Sekarang ini, lokasi ini mendapatkan perhatian pemerintah Sleman sehingga bisa menjadi tujuan wisata yang menarik banyak pengunjung. Disini, selain menikmati pemandangan candi Prambanan, Sojiwan dan Barong di kejauhan namun juga bisa menikmati Amphitheater.

Kompleks Rumah Dome

Desa wisata yang satu ini lebih dikenal dengan sebutan desa Teletubbies meski memiliki nama resmi New Nglepen Village. Disebut desa Teletubbies karena rumah-rumah di lokasi ini berbentuk setengah lingkaran atau dome sehingga sangat mirip dengan rumah di serial kartun anak Teletubbies. Rumah bentuk dome ini ternyata tidak hanya unik tapi juga memiliki keunggulan yaitu tahan terhadap gempa. Pembangunan rumah ini sebenarnya diperuntukkan bagi masyarakat yang kehilangan rumahnya setelah gempa besar menghancurkan Yogyakarta di tahun 2006.

Istana Ratu Boko

Candi Ratu Boko ini sebenarnya adalah sebuah situs bekas keraton yang dibangun pada masa dinasti Syailendra memerintah di tahun 792 M. Raja yang berkuasa di saat itu adalah Rakai Panangkaran. Sang raja memprakarsai pembangunan candi yang semula diberi nama Abhyagiri Vihara yang memiliki arti biara yang penuh kedamaian di bukit. Para pengunjung biasanya mendatangi kompleks keraton Ratu Boko ini untuk menikmati keindahan senja di sore hari.

Candi Barong

Candi Barong berlokasi di dusun Candisari, kelurahan Bokoharjo, kecamatan Prambanan. Letaknya juga berdekatan dengan komplek keraton Ratu Boko. Candi ini disebut Barong karena memiliki hiasan Kala Barong yang sedang tersenyum di setiap sisi candi. Masyarakat setempat percaya bahwa candi ini dibangun pada masanya sebagai tempat pemujaan para petani kepada Dewi Sri dan Dewa Wisnu. Candi ini sangat unik karena dibangun di atas teras baru yang memiliki bentuk mirip dengan punden berundak.

One Reply to “Candi Ijo Diantara Keindahan Merapi Dan Merbabu”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *